Nilai Transaksi Bencoolen Festival 2026 Capai Rp1 Miliar

Finews 11 Oct 2026 22:49 • 2 min read • 14 views • By Redaksi

Share berita ini

Nilai Transaksi  Bencoolen Festival 2026 Capai Rp1 Miliar
Nilai transaksi Bencoolen Festival 2026 yang berlangsung selama 3 hari menembus angka Rp1 milyar lebih. Gelaran ini turut membantu UMKM Bengkulu naik level.

FinTrendNews ,- Bengkulu sukses membuktikan kalau potensi ekonomi lokalnya nggak main-main. Perhelatan akbar Bencoolen Festival 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu resmi ditutup secara meriah pada Minggu malam, (11/10/2026)


Nggak cuma jadi ajang hiburan dan fesyen, event yang berlangsung selama tiga hari sejak 9 Oktober ini sukses mencatatkan angka transaksi fantastis yang menembus Rp1.029.000.000, dengan total pengunjung lebih dari 22 ribu orang.


Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, Wahyu Juwana Hidayat, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas antusiasme tinggi masyarakat Bengkulu. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi yang kuat bersama Pemprov Bengkulu serta pemerintah kabupaten/kota dalam mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar bisa “naik kelas”.


“Tingginya transaksi terlihat dari laporan booth, baik makanan, minuman, maupun wastra yang berjumlah sekitar 26 stan yang harus restock produk sampai 3 hingga 4 kali sehari demi melayani pengunjung,” ungkap Wahyu.


Menariknya lagi, BI Bengkulu juga menghadirkan inovasi wakafein (wakaf kopi), di mana pengunjung bisa menikmati segelas kopi seharga Rp10.000 yang sekaligus didonasikan sebagai dana wakaf untuk Pondok Pesantren Hidayatullah Kota Bengkulu. Jadi, pengunjung bisa nongkrong santai sekaligus berinvestasi amal.


Dari sisi pemangku kepentingan, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Bengkulu, Hendra Gunawan, SE, M.Si, yang mewakili Gubernur Helmi Hasan, memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi nyata Bank Indonesia dalam menggerakkan roda perekonomian rakyat dan mendorong digitalisasi. Pihaknya berharap acara serupa ke depan bisa digelar bergiliran di kabupaten/kota.


Selain mendongkrak omzet para pelaku UMKM, penutupan festival ini juga dimeriahkan oleh ajang fashion week yang menampilkan busana berbahan Kain Besurek dan kain lokal khas Bengkulu. Langkah strategi ini dinilai efektif untuk mengangkat warisan budaya lokal agar bisa menembus pasar nasional hingga internasional.(*)

Komentar (0)

Belum ada komentar.

FinTrend News